Menulis : ruang kejujuran dan keterbukaan pada diri sendiri

Sudah lama tak menulis. Disadari atau tidak, dengan begini sebenarnya komunikasi dengan diri sendiri terputus. Malas bicara dengan diri sendiri. Enggan berdialog dengan diri sendiri meski sekedar untuk mendengar apa yang sesungguhnya ia rasa dan pikirkan. payah juga nih. Harian yang tadinya suka terisi, kini tak lagi. Ini hanya puncak salju, masalah yang sebenarnya jauh lebih besar dan urgen. Coba rasakan saja. Jika tak menulis, maka kemungkinan rasa malasnya pun sedang memuncak. Tapi seperti halnya puncak yang berarti akan menurun kemudian, kemalasan pun harus menemukan perhentian terakhirnya.

Ingin berkata, “apa kabar,dunia”. Aku yang lama berdiam dibalik sesuatu yang menghalangi langkah untuk pergi kemana-mana. Bahkan hanya sekedar mengalirkan perasaan sendiri. Jangan kira curhat tak penting. Kalo blog isinya banyak yang curhat saya pikir ga masalah, kemasan boleh beda tapi jika yang penting itu manfaat, maka tak ada salahnya. Sekedar untuk berbagi, membuat seseorang merasa “ting” atau membuat orang yang lain sekedar tersenyum dengan gaya bahasa kita.

Ah. Marilah kawan, jujur dan terbuka pada diri sendiri. Dia tak boleh merasa mumet sendirian,harus ditemani [hehehe]. InsyaAllah ketika dia sehat maka kamu pun akan semakin sehat :) Yuk ah

Polisi Nyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun Untuk Pencuri

Taipei, detik.com – Aparat polisi di Taiwan merasa iba pada seorang pria yang ditangkap karena mencuri. Pria sebatang kara itu sedang berulang tahun.

Karena kasihan, polisi di Kota Neipu, Taiwan selatan membuat perayaan kecil-kecilan di penjara. Polisi memberikan kue ulang tahun dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk pria itu.

Lee, pria berusia 49 tahun itu ditangkap karena mencuri seekor angsa. Angsa itu tadinya akan dimasak oleh Lee untuk merayakan ulang tahunnya.

Demikian disampaikan Hsiao Chi-liang, pejabat kepolisian setempat.

“Itu hari ulang tahunnya dan dia mencuri itu (angsa) untuk merayakannya. Jadi kami membelikan dia kue,” kata Hsiao Chi-liang seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (1/11/2008).

“Dia sangat terkejut,” imbuhnya.

Dikatakan Hsiao Chi-liang, polisi iba pada Lee karena pria itu miskin, sebatang kara dan tinggal di rumah yang kumuh.

Meski begitu, polisi tetap memperkarakan aksi pencurian yang dilakukan Lee. Pol

Partai Seks Australia Bakal Diluncurkan Pekan Ini: GILA

Canberra – Dengan slogan “kami serius tentang seks”, sebuah partai politik baru akan dibentuk di Australia. Partai bernama Australian Sex Party atau Partai Seks Australia itu akan diluncurkan pekan ini.

Dengan empat juta warga Australia mengakses pornografi, Partai Seks Australia yakin punya peluang untuk memenangi kursi di parlemen negara bagian dan federal.

Partai ini punya beberapa agenda termasuk kurikulum pendidikan seks nasional, mengurangi sensor, menghapuskan filter internet yang diusulkan pemerintah federal dan mendukung pernikahan gay.

Pendiri partai, Fiona Patten menuturkan, dengan adanya filter internet akan membuat industri seks Australia bangkrut dalam lima tahun mendatang.

“Filter itu benar-benar langkah mundur dari apa yang telah kita capai,” tuturnya seperti dilansir News.com.au, Senin (17/11/2008).

“Negara-negara lain seperti Inggris sedang memperkenalkan kurikulum nasional dan kami pikir kita seharusnya mengikuti itu,” kata Patten mengenai rencana partai untuk memperjuangkan kurikulum seks nasional.

Deklarasi pendirian partai init akan dilakukan di acara “Melbourne Sexpo” di kota Melbourne, Australia pada Kamis, 20 November mendatang.(ita/iy)

Cinta

Cinta,

Aku menatapmu dengan mata kaca

Cinta,

Ingin kurengkuh hatimu yang menyembulkan kilau bening pada sepasang mata bola

Cinta,

Aku hamparkan pengharapan, dan kujejak dengan mesra

Cinta,

Ingatlah bahwa ujung karpet merah kita adalah Cinta sang Pemilik Semesta, dan kita tidak pernah ingin mendustakannya, bukan?

Cinta,

Engkau akan senantiasa ada dalam hangatnya jiwa-selama IA menghendaki

dan

Cinta,

Mari kita menundukkan kepala dalam do’a, semoga cinta kita menemukan satu simpul yang sama

: Cinta sang Maha Pencinta…

(untuk seorang yang aku jatuh cintai, 26-12-07)

Maafkan aku, teman…

Malam kemarin begitu langka. Membuat rasaku berharu-biru, pikiranku penuh. Aku berkunjung ke kosan salah seorang teman, dan jadi pusing waktu kutau dia makan hari itu hanya dengan nasi, kerupuk, sama cengek (cabe rawit). Ugh…

“biasa lagi kere, teh”, katanya dengan santai.

“Ada sih telor tapi masih mentah”, tambahnya lagi sambil menunjuk telor ayam beberapa butir yang memang mentah kayaknya.

Astaghfirullah…maafkan aku, saudariku. Yang tadi makan cukup enak, tanpa tau kamu lagi kesulitan untuk makan dengan lauk yang layak.

Aku juga sering sih makan seadanya, tapi itu dulu, sebelum 3 tahun ini. Jalan kaki juga iya kalo lagi ga punya ongkos. kadang kangen sih masa2 itu, karena sesunguhnya ada kenikmatan lain:kemerdekaan hati. Dulu jarang mengeluh ketika ga ada lauk atau harus jalan dago-kelapa, beda dengan sekarang yang makan sama tahu aja meni asa seret.

Aku dilanda kekhawatiran juga sekarang2, jangan2 aku sudah termasuk menjadi mereka yang cinta dunia dan takut mati. Karena rasanya beda, seperti sesuatu yang hilang.

O ya Allah…kembalikanlah aku pada jalanMu yang lurus, ingatkan aku betapa Engkau selalu begitu mencintaiku, beri petunjuk ketika aku menyimpang, dan jangan tinggalkan aku, sekalipun, jangan tinggalkan aku…

Muliakanlah saudari hamba ini dan seluruh muslim di seluruh dunia, jadikan sabar dan syukur jadi pakaian kami, jika tiada akhir kecuali padaMu, ketika tidak berguna harta dan tiada berarti kemiskinan. Hanya ketaqwaan saja, bukan apa-apa. Bukan di sini tempat bermewah-mewahan, bukan disini tempatnya beristirahat…

SAHKAN RUU PORNOGRAFI YANG MELINDUNGI!

Ada yang lucu. Aku sms kan ke 9 panja RUUP, ada yang bales tu, yang namanya E*A dari Fraksi Moncong Putih. Pertama kali aku sms “sebagai perempuan Indonesia, maka saya menuntut agar RUUP segera disahkan, karena RUU ini melindungi banyak pihak” bla bla. Eh do’i bales, “saya justru nolak, sebagai wanita Indonesia asli”bla bla bla…aku ga save. Pokoknya yang ttg Papua sama Bali itu argumen dia. Ta’ bales lagi “Silakan Ibu mau bilang apa. Saya pikir masyarakat Indonesia sudah pintar kok untuk memilih mana yang terbaik bagi mereka dan bagi kebaikan bangsa”. “Good”, balasnya. Satu cerita beres.

DI lain hari, temenku sepakat untuk pro RUUP, tapi dia minta aku yang sms. Jadilah ku sms pula mereka. Aku bilang “Para anggota dewan yth, saya adalah seorang calon ibu. Saya ingin agar anak2 saya kelak terbebas dari pengaruh buruk pornografi yang telah begitu menggurita. Jadi saya mohon agar segera SAHKAN RUUP”. Nah, E*A yang sama balaslah dia “Terima kasih. Mohon doa restu, dalam RUUP FPDIP akan memperjuangkan:

1. Keluarnya “gerak tubuh” dari difinisi dan hapusnya pasal 10

2. Dipertahankannya pasal 14 ke bab perlindungan anak dan karya seni budaya

3. Dihapuskannya pasal 21-23 demi perlindungan minoritas dan keberagamaan

4. Penegasan perlindungan anak, perempuan, dan hak privat dalam pasal2 RUUP

Aku jawab aja “Iya Bu, saya doakan supaya usaha Anda tidak berhasil, karena saya mendukung draft RUUP yang sekarang. Don’t be angry, please :D

Nangkep kan maksud saya?

Karena maraknya dukungan terhadap RUUP ini, maka mereka harus mengalah, sebagai gantinya usaha keras untuk merubah pasal2 yang “merugikan” pun mereka jalani. Waspadalah!

Moga para aleg di DPR yang mata hatinya masih jernih melihat semua permasalahan ini, diberi kekuatan agar konsisten dalam memperjuangkan hangusnya kemaksiatan dari wilayah Indonesia!

Apa yang menarik dalam hidup? bag.2

Setelah kemiskinan, mari kita berpetualang ke tempat kekayaan bertahta. Bukankah banyak otang yang begitu menginginkan kondisi ini? Karena hukum sebab-akibatnya yang luar biasa. Dengan kaya, setidaknya kamu bisa membeli banyak hal. Barang, fisik perempuan, rasa hormat orang lain, bahkan nyawa.

Kekayaan yang memudahkan. Jika kamu orang baik, maka dengan kekayaan kamu bisa berbuat lebih banyak. Bisa merubah segala sesuatu jadi lebih baik.

Kekayaan seperti magnet, ia menarik semua orang untuk mendekati kutubnya.

Tapi belakangan, muak memperhatikan begitu uang berubah menjadi tuhan. Begitu banyak kebobrokan yang ditimbulkan dari mengejarnya. Makanan lezat membuat lupa solat, uang banyak bikin konsumtif, dsb dll. Sengsara. Takut dirampok, takut diincar, ah jadi orang kaya ribet juga!

Apa yang menarik dalam hidup?

Yea, apa yang menarik dalam hidup? Yang bisa menimbulkan gairah tertentu, yang bisa membuat bergerak. Yang bisa membuat hidup lebih hidup.

Kemiskinan yang menggurita? Bukan hanya fisik, tapi moral juga dan semua tahu ini yang paling berbahaya. Menjadi kultur, menjadi pembiasaan, hingga tak risih lagi…

Kemiskinan yang dieksploitasi, hingga orang-orang lebih suka di-list menjadi orang miskin hanya agar kebagian kompor gas atau BLT. Tak ingin ketinggalan untuk diberi, alih2 memberi. Pengemis berkerah biru (uuuh…itu kan aku.. alasannya masih mahasiswa jadi belum bisa usaha uhhh…ini bahas ntar aja, gapapa deh nyindir diri sendiri, habis jadi beban di hati dibantuin terus tu hiks).

Ya emang ga semua. Masih ada orang miskin yang kaya jiwanya, kayak bapaknya Alm. Khaerunnisa yang masih punya harga diri untuk tidak mengemis meski anaknya sampai meninggal karena tak ada uang untuk berobat.

Pengemis yang bahkan bisa begitu kaya, anak jalanan yang kerap mabuk dan free sex…

Kemiskinan yang menyedihkan karena bikin orang putus asa, kemiskinan yang menyebalkan karena bikin orang males, kemiskinan yang membuat gemes karena bikin orang malah seneng jadi miskin…

Kemiskinan demi kemiskinan yang berbuah macam2, dengan dua pilihan konsekuensi:futur atau fujur.

Pertama aku pikir alangkah menariknya hidup orang2 miskin. Tapi kini, kemiskinan bukan lagi hal yang menarik. Sama sekali tak menarik. Basi.

Tikus Bunuh Ular

TEMPO Interaktif, Taiwan: Anda boleh percaya atau tidak!

Seekor tikus mungil yang dilemparkan ke dalam sangkar sebagai umpan seekor ular namun justru malah membunuh sang ular.

Petugas pemadam kebakaran di Kota Nantou, Taiwan, menangkap seekor ular sepanjang 35 sentimeter dan meletakkannya di dalam sangkar tikus untuk menyelamatkannya.

“Kami lalu menemukan seekor tikus untuk makan siang ular tersebut,” kata juru bicara dinas pemadam kebakaran setempat kepada Apple Daily.

Namun petugas dibuat bingung melihat keagresifan tikus tersebut saat melihat si predator ada dalam sangkarnya.

“Tikus menyerang ular habis-habisan, menggigit dan mencakarnya,” kata juru bicara itu lagi.

Lewat setengah jam, duel maut itu berakhir mengejutkan. Ular mati dan tikus menjadi pemenang dengan meninggalkan bangkai ular yang penuh luka cakaran.

Lan Sengqiu, kepala dinas pemadam kebakaran setempat mengatakan sembari berkelakar, “Barangkali tikus itu mengeluarkan racun saat menyerang dan ia pun menjadi predator baru.”

===Heuheuheu HIDUP TIKUSSSSS!===

Saat terluka

Meski telah berulang kali, tetap saja rasa sakit itu menancapkan kukunya dengan intensitas yang sama

Seperti daun yang luruh dari mana ia biasa berkumpul dan

hidup

Sendirian

Kehilangan

Dan ditinggalkan

Meski dengan begitu kita diingatkan kembali pada sang Pengasih yang sesungguhnya

Diingatkan kembali untuk senantiasa pulang pada rasa cinta yang semestinya,

harusnya tak usah ada keluh kesah…

Yeah, cinta pada Sang Maha Pencinta kerap tidak mengizinkan kita untuk menjadi manusia

cengeng

Begitu cepat penghiburan itu datang, pun ketika kita masih ingin menikmati dramatisasi kesedihan

Pada akhirnya, dengan mencoba mencintai Allah kita diinginkan untuk menjadi manusia yang kuat

Allah, Allah, Allah

Dalam perasaan tak berdaya, IA membuatmu mudah amnesia

Pada semua sakit, pada semua tak suka, pada semua kecewa

Allah, Allah, Allah

Dalam isak yang paling lemah IA mengembalikanmu pada kekuatan yang sesungguhnya

Allah, Allah, Allah

Ketika kau merasa begitu tercampakkan, IA merengkuhmu ke tempat yang paling mulia, dalam hangat yang tak pernah habis

Segala puji bagimu, ya Allah

Bahkan segalakeluhkesahsumpahserapahdanlilitanpikirannegatif,

Menguap seperti embun ketika mentari telah tiba

Adapun segala yang terjadi, biarlah

Seperti menemui satu jalan buntu pada labirin yang besar, maka kembalilah temukan energi positifmu

Untuk membuat langkah kembali laju

Hingga pada satu bingkai cahaya yang memberitahumu, bahwa engkau telah berhasil menjadi pemenang

Maka, rengsa

Sungguh tak layak untuk dipikirkan dan dilarutkan pada jiwa yang suci fitrahnya

Rasa kecewa, sungguh akan kau akui bahwa aku adalah seorang pejuang yang tangguh

Saksikanlah, tiada satu aral pun akan memutuskan jalinan harapku dari Sang Maha Perkasa

Insya Allah

Baca entri selengkapnya »

« Entri lama